Faktor berat tubuh hewan

Faktor-faktor yang mempengaruhi respirasi adalah: Hewan homoiterm dapat melakukan aktifitas pada suhu lingkungan yang berbeda akibat dari kemampuan mengatur suhu tubuh. Perlakuan perendaman dilakuakan dengan memasukkan ayam Gallus gallus domesticus ke dalam timba yang berisi air kemudian setiap 5 menit selama 15 menit.

Pada pemuda betina suhu Hasil pengamatan menunjukkan tubuhnya tidaklah konstan dari 40,2 oC turun bahwa suhu yang diperoleh tidaklah konstan.

Peningkatan suhu C akan meningkatkan kecepatan reaksi dua kali lipat, sedangkan suhu rendah akan memberikan efek berkebalikan. Pada hewan homoiterm suhunya lebih stabil, hal ini dikarenakan adanya reseptor dalam otaknya sehingga dapat mengatur suhu tubuh.

Menurut Soewolo suhu merupakan salah satu faktor pembatas penyebaran hewan, dan selanjutnya menentukan aktivitas hewan. Satuan pencuplikan di area yang diselidiki populasi hewannya, yaitu kuadrat, bentuknya tidak selalu bujur sangkar. Beberapa faktor diantaranya adalah pergerakan tubuh mereka sangat berpengaruh dan tentunya ketika di rendam di dalamair pun suhu tubuh mereka akan berubah drastis.

Ayam termasuk hewan Homoeterm. Bila jumlah total pellet segar di suatu area dan purata laju produksinya laju defekasi per individu per satuan waktu diketahui, maka kerapatan atau kelimpahan absolutnya dapat ditaksir melalui perhitungan.

Jadi suhu ayam juga dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi: Faktor-faktor yang mempengaruhi suhu tubuh ayam yaitu lingkungan, usia, aktivitas, jenis kelamin, dan proses metabolisme serta produksi panas di dalam tubuh. Kebanyakan hewan hidup dalam rentangan waktu suhu yang lebih sempit.

Kalimantan 37, Jember niken gmail. Metode pencuplikan kuadrat Metode ini umum digunakan untuk membuat taksiran kerapatan populasi berbagai hewan Invertebrata. Spesies hewan yang berukuran tubuh kecil tingkat kerapatannya tinggi, sedang hewan berukuran besar tingkat kerapatannya rendah.

Merokok menyebabkan peningkatan rasio metabolisme dan cenderung untuk menurunkan intake makanan dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Adaptasi perilaku terjadi pada suhu 0C.

Namun, faktor-faktor tersebut mengkin saja tidak sama antara spesies di suatu tempat tertentu dengan spesies di tempat lain. IMT Indeks massa tubuh dihitung sebagai berat badan dalam kilogram kg dibagi tinggi badan dalam meter dikuadratkan m2 dan tidak terikat pada jenis kelamin.

Jurnal Fisiologi Hewan Sistem Respirasi Hewan Vertebrata dan Invertebrata

Terdapat suatu kecenderungan umum hubungan berbnading terbalik antara kerapatan dan ukuran tubuh hewan. Sedangkan pada percobaan memberi perlakuan perendaman pada ayam, di kelompok 1 yang menggunakan ayam jantan muda dengan berat tubuh 2,5 kg menunjukkan hasil bahwa suhu tubuh ayam menurun dari suhu awalnya C, menjadi C pada pengulangan pertama dan pada pengulangan kedua juga sama, sedangkan pada pengulangan ketiga 38,50C.

Terutama sekali berkenaan dengan jenis dan proposinya, dan atau kombinasi makanan yang dimakan oleh individu, masyarakat atau sekelompok populasi. Gajah di daerah tropis untuk menurunkan suhu tubuh dengan cara mandi atau mengipaskan daun telinga ke tubuh.

Hal ini dapat terjadi jika kita lihat dari kesempurnaan organ pernafasan pada hewan tersebut pada cicak yang merupakan hewan vertebrata yang memiliki alat respirasi lebih sempurna dari pada cacing maka hal tersebut sesuai dengan teori dimana organ pada hewan vertebrata lebih kompleks dan sempurna jika di bandingkan dengan hewan vertebrata, cacing hanya menggunakan respirasi kulit tubuhnya untuk bernafas maka tidak cukup cepat jika di bandingkan dengan hewan vertebrata seperti cicak.

Faktor penentu penting dipilihnya suau cara yang cocok, adalah tujuan dan keperluan pengukuran, ukuran tubuh hewan, mobilitas serta perilaku umum spesies tersebut.Faktor berat badan Secara umum dapat diketahui tidak mempengaruhi suhu tubuh ayam, yang bahawa gerakan ayam berupa lari maupun berpengaruh adalah aktivitas yang terbang menyebabkan suhu tubuhnya lebih dilakukan.

tinggi dari suhu awal.

respirasi pada hewan

Dalam perlakuan Untuk faktor usia, pada ayam perendaman di dalam air menyebabkan suhu dengan usia dewasa dapat dilihat bahwa di dalam ayam. Hewan yang digunakan adalaj ayam dengan berbagai usia.

Suhu Tubuh Hewan

Ayam diberi perlakuan eksternal sebgai faktor luar untuk mengamati faktor tersebut apakah berpengaruh terhadap suhu tubuh ayam.

Sedangkan faktor internal yang berpengaruh adalah usia, jenis kelamin yang digunakan dalam praktikum kali ini. · Beberapa faktor yang mempengaruhi laju konsumsi oksigen antara lain temperatur, spesies hewan, ukuran badan, dan aktivitas.

Respirasi merupakan proses penghasil energi di dalam tubuh makhluk hidup.

Selain dihasilkan energi dihasilkan juga karbon dioksida yang harus dikeluarkan dari tubuh. · Maka dapat disimpulakan bahwa suhu tubuh pada hewan (ayam) dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, faktor internal (metabolisme tubuh, berat badan, jenis kelamin, dan umur) dan faktor eksternal (Suhu tinggi, suhu lingkungan rendah, pengaruh gerakan, pengaruh perendaman, dan waktu kegiatan atau perlakuan mempengaruhi suhu dari tubuh hewan yang dilakukan percobaan.

Tubuh hewan terdiri dan tiga jaringan, yakni tulang, otot dan lemak. Di antara ketiga jaringan tersebut lemaklah yang terbentuk paling akhir.

Pada ternak sapi potong yang digemukkan seperti sapi kereman misalnya, lemak itu menyelubungi serabut otot-otot sehingga otot atau daging menjadi lebih lembut.

Lemak pada tubuh binatang mempunyai sifat yang berbeda-beda. Hal ini sangat tergantung dari.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi konsumsi O 2 pada hewan adalah berat badan pada hewan dimana semakin berat maka oksigen yang di butuhkan semakin banyak di karenakan proses metabolismenya ikut naik.

Dan juga umur suhu semakin tua maka oksigen yang di gunakan oleh tubuh semakin sedikit di karenakan laju metabolisme tubuh tidak lagi secepat pada saat muda, pada saat .

Faktor berat tubuh hewan
Rated 5/5 based on 2 review